12 Proyek Besar Makkah dan Madinah: Hotel, Hunian, Pusat Belanja hingga Hiburan

Deretan Proyek Baru di Makkah dan Madinah, dari Hotel Mewah hingga Kawasan Hiburan dan Permukiman

Makkah dan Madinah terus mengalami pengembangan melalui berbagai proyek pembangunan berskala besar yang mencakup hotel, kawasan hunian, pusat perbelanjaan, destinasi hiburan, wisata kesehatan, hingga kawasan budaya Islam.

Sejumlah proyek tersebut berada di sekitar Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, sehingga diharapkan dapat mendukung kebutuhan jemaah umroh dan haji, wisatawan, serta masyarakat yang tinggal di kedua kota suci tersebut.

Pengembangan ini juga mencakup peningkatan fasilitas transportasi, ruang publik, dan penataan kawasan perkotaan. Berikut sejumlah proyek yang direncanakan atau sedang dikembangkan di Makkah dan Madinah.

Proyek Pengembangan di Kota Madinah

Knowledge Economic City

1. Knowledge Economic City, Pusat Ekonomi dan Permukiman Modern

Knowledge Economic City (KEC) merupakan kawasan pengembangan ekonomi di Madinah yang berfokus pada industri berbasis pengetahuan, pariwisata, serta konsep kehidupan perkotaan berkelanjutan.

Salah satu rencana pengembangannya adalah pembangunan kawasan hunian yang terdiri dari 2.700 unit apartemen di dekat pusat komersial Multaqa Madinah. Proyek tersebut diperkirakan memiliki nilai pendapatan mencapai 4 miliar riyal Saudi.

Kawasan ini dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus menyediakan fasilitas hunian bagi masyarakat dan kebutuhan pengunjung Madinah.

2. Rua Al Madinah, Kawasan Hotel di Dekat Masjid Nabawi

TTN - Travel & Tourism News Middle East
Rua Al Madinah

Rua Al Madinah merupakan salah satu proyek pengembangan perhotelan berskala besar yang berlokasi di sebelah timur Masjid Nabawi. Kawasan ini mencakup area sekitar 1,5 juta meter persegi dan dikembangkan oleh Rua Al Madinah Holding, perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi.

Proyek tersebut menargetkan pembangunan hingga 47.000 kamar hotel pada 2030. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi untuk meningkatkan kapasitas akomodasi bagi jemaah, termasuk mendukung target pelayanan 30 juta jemaah umroh setiap tahun pada 2030.

Selain hotel, kawasan ini juga mencakup Fairmont Residences Rua Al Madinah, yang menawarkan 120 unit hunian mewah di dekat Masjid Nabawi.

3. Qalb Jabal Uhud, Resor Kesehatan di Kawasan Gunung Uhud

A tour of Mount Uhud, the Martyrs' Cemetery, and the Ali ibn A...
Qalb Jabal Uhud

Qalb Jabal Uhud merupakan proyek pengembangan resor kesehatan dan rekreasi yang direncanakan di kawasan Gunung Uhud, Madinah.

Tahap awal proyek ini mencakup kompleks kafe dan restoran, fasilitas klinik, serta sebuah fasilitas di bagian atas gunung yang menawarkan pemandangan Kota Madinah.

Gunung Uhud sendiri mempunyai nilai sejarah penting bagi umat Islam karena menjadi lokasi terjadinya Perang Uhud, salah satu peristiwa besar dalam sejarah Islam pada masa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Dengan adanya pengembangan ini, kawasan Gunung Uhud berpotensi menawarkan fasilitas rekreasi dan kesehatan bagi pengunjung, sekaligus menjadi bagian dari pengembangan destinasi wisata Madinah.

4. Multaqa Madinah, Pusat Komersial dan Rekreasi

Multaqa Almadinah | KEC
Multaqa Madinah

Multaqa Madinah merupakan pusat komersial yang berada di dalam kawasan Knowledge Economic City. Proyek ini dirancang sebagai ruang pertemuan bagi masyarakat, pengunjung, dan wisatawan.

Fasilitas yang direncanakan mencakup boulevard bagian dalam dan luar, taman publik seluas sekitar 45.000 meter persegi, area hiburan, restoran, kafe, serta kawasan warisan budaya.

Setelah seluruh tahap pembangunan selesai, Multaqa Madinah diharapkan menjadi salah satu pusat aktivitas sosial, perdagangan, dan rekreasi di Kota Madinah.

5. Jadat Al Alam Al Islami, Kawasan Budaya Dunia Islam

اقتصادي / مشروع "جادة العالم الإسلامي" يوفر بيئة حضارية جاذبة لخدمة الزائرين في المدينة المنورة
Jadat Al Alam Al Islami

Jadat Al Alam Al Islami merupakan proyek pengembangan kawasan budaya yang terletak di sepanjang King Abdulaziz Road, tidak jauh dari stasiun Kereta Cepat Haramain dan di sebelah timur Masjid Nabawi.

Proyek ini memiliki luas sekitar satu juta meter persegi. Konsep utamanya adalah menghadirkan beragam budaya dunia Islam dalam satu kawasan, sehingga pengunjung dapat mengenal kekayaan tradisi, sejarah, dan kebudayaan masyarakat Muslim dari berbagai negara.

Kawasan ini diharapkan menjadi salah satu tujuan wisata budaya yang melengkapi pengalaman jemaah selama berada di Madinah.

6. SEVEN, Kota Hiburan di Dekat King Fahd Central Park

SEVEN

Perusahaan SEVEN, yang merupakan bagian dari Public Investment Fund (PIF), mengembangkan destinasi hiburan di dekat King Fahd Central Park, Madinah.

Proyek dengan nilai investasi sekitar 1,3 miliar riyal Saudi ini memiliki luas bangunan sekitar 84.000 meter persegi dan dirancang dengan enam zona hiburan utama.

Fasilitas yang direncanakan meliputi hiburan keluarga, arena bowling, Discovery Adventures, Play-Doh, bioskop AMC, serta arena balap gokar atau karting.

Kehadiran kawasan ini ditujukan untuk memperluas pilihan hiburan bagi keluarga dan masyarakat, sekaligus menambah variasi aktivitas wisata di Madinah di luar kunjungan ke tempat-tempat bersejarah dan keagamaan.

Proyek Pengembangan di Kota Makkah

أخبار منطقة مكة (@Mkhnews) on X
King Salman Gate

7. King Salman Gate, Proyek Besar di Dekat Masjidil Haram

King Salman Gate merupakan proyek pengembangan berskala besar yang diluncurkan oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, pada Oktober 2025.

Proyek ini direncanakan memiliki luas area bangunan sekitar 12 juta meter persegi di dekat Masjidil Haram. Pengembangannya berada di bawah Rua Al Haram Al Makki, perusahaan yang dipimpin oleh putra mahkota sebagai ketua dewan direksi.

King Salman Gate dirancang untuk mendukung pengembangan kawasan perkotaan di sekitar Masjidil Haram, dengan berbagai fasilitas yang ditujukan bagi jemaah dan masyarakat.

Proyek ini juga termasuk dalam kawasan tertentu di Makkah yang berkaitan dengan kerangka baru kepemilikan properti bagi umat Islam. Ketentuan kepemilikan tetap mengikuti peraturan dan persyaratan yang berlaku di Arab Saudi.

8. Masar Makkah, Kawasan Terpadu Sekitar 550 Meter dari Masjidil Haram

Masar Makkah

Masar Makkah merupakan proyek pengembangan kawasan terpadu di bagian barat Kota Makkah dengan luas sekitar 1.247.056 meter persegi. Kawasan ini membentang dari Third Ring Road, melintasi First Ring Road di sisi barat Jabal Omar, hingga mendekati kawasan Masjidil Haram.

King Abdulaziz Road menjadi jalur utama dalam pengembangan kawasan tersebut.

Proyek yang dikembangkan oleh Umm Al Qura for Development and Construction ini mencakup fasilitas akomodasi, jalur pejalan kaki, ruang budaya dan olahraga, serta kawasan hunian.

Pengembangan Masar juga didukung sistem bus cepat atau Bus Rapid Transit (BRT) yang menghubungkan stasiun Kereta Cepat Haramain dengan pusat Kota Makkah.

Kombinasi fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan konektivitas, mempermudah mobilitas pengunjung, dan mendukung kebutuhan transportasi jemaah haji serta umroh.

9. Program Developed Neighbourhoods, Penataan Permukiman di Makkah

الحقيل يدشن ضاحية بوابة مكة أولى ضواحي الوطنية للإسكان بالعاصمة المقدسة | صحيفة مكة
Program Developed Neighbourhoods

Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat-Tempat Suci meluncurkan program Developed Neighbourhoods pada 20 Januari 2026. Program ini berfokus pada penataan kembali kawasan permukiman yang belum tertata dengan baik di Kota Makkah.

Tujuannya meliputi perbaikan lingkungan tempat tinggal, peningkatan pelayanan kota, penguatan layanan kesehatan dan sosial, serta perbaikan tampilan kawasan perkotaan.

Pada 24 Juni 2026, program ini memasuki tahap baru yang mencakup tujuh lokasi, yaitu South Jurhum, Al Hajlah, Al Khalidiyah, East Hindawiyah, South Hindawiyah, West Hindawiyah, dan Al Zuhur.

Ketujuh lokasi tersebut mencakup area lebih dari 4,4 juta meter persegi, dengan nilai investasi yang dilaporkan mencapai lebih dari 16,3 miliar riyal Saudi.

Program ini menjadi bagian dari upaya penataan dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman di Makkah.

10. Thakher Makkah, Kawasan Hotel dan Layanan Jemaah

Thakher Makkah

Thakher Makkah merupakan proyek pengembangan kawasan terpadu seluas sekitar 320.000 meter persegi, yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari Masjidil Haram.

Pengembang Thakher Development merencanakan sekitar 100 bidang pengembangan yang diperuntukkan bagi hotel, hunian, pertokoan, serta berbagai fasilitas pendukung.

Sejumlah jaringan hotel yang menjadi bagian dari kawasan ini antara lain Radisson, Park Inn, dan Novotel. Kompleks Novotel Thakher City juga menjadi perhatian karena telah diakuisisi oleh Indonesia sebagai bagian dari upaya menyediakan akomodasi bagi jemaah haji dan umroh asal Indonesia.

Pengembangan Thakher Makkah dilaporkan memiliki nilai keseluruhan sekitar 26 miliar riyal Saudi.

Bagi jemaah Indonesia, kawasan ini memiliki relevansi karena fasilitas akomodasi yang memadai menjadi salah satu kebutuhan utama selama menjalankan ibadah di Makkah.

11. Makkah Gate, Kawasan Hunian untuk Puluhan Ribu Penduduk

الحقيل يدشن ضاحية بوابة مكة أولى ضواحي الوطنية للإسكان بالعاصمة المقدسة | صحيفة مكة
Makkah Gate

Makkah Gate merupakan proyek kawasan permukiman yang diluncurkan oleh National Housing Company (NHC) pada Juni 2024. Berlokasi di bagian barat Makkah, kawasan ini mencakup area lebih dari lima juta meter persegi dan berada di dalam batas wilayah Haram.

Rencana pengembangannya mencakup lebih dari 8.300 unit rumah, yang terdiri dari vila, rumah deret atau townhouse, dan apartemen. Kawasan tersebut dirancang untuk menampung lebih dari 38.000 penduduk.

Selain hunian, proyek ini juga mencakup 38 taman dengan luas gabungan lebih dari 730.000 meter persegi. Pada tahap pertama, tersedia rencana pembangunan lebih dari 2.300 unit rumah.

Makkah Gate merupakan bagian dari pengembangan kawasan permukiman yang bertujuan memperluas pilihan tempat tinggal di Kota Makkah, seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di kota suci tersebut.

12. Al Huda Park, Pusat Belanja dan Gaya Hidup Modern

Hamat | هامات
Al Huda Park

Al Huda Park merupakan proyek pusat perbelanjaan dan gaya hidup yang dikembangkan oleh Hamat di sepanjang Fourth Ring Road, Makkah.

Proyek ini direncanakan memiliki ruang komersial yang dapat disewakan seluas lebih dari 50.000 meter persegi, dengan kapasitas lebih dari 300 gerai.

Berdasarkan laporan Al Andalus Real Estate melalui pengumuman di pasar saham Tadawul, progres pembangunan proyek tersebut telah mencapai sekitar 68 persen pada akhir April 2026. Pembukaannya direncanakan pada kuartal pertama 2027.

Jika terealisasi sesuai jadwal, Al Huda Park akan menambah pilihan pusat belanja, restoran, dan fasilitas gaya hidup bagi penduduk maupun pengunjung Makkah.

Pengembangan Makkah dan Madinah untuk Mendukung Jemaah Haji dan Umroh

Berbagai proyek di Makkah dan Madinah menunjukkan arah pengembangan kedua kota suci tersebut, mulai dari peningkatan kapasitas hotel, pembangunan hunian, penyediaan pusat hiburan, hingga pengembangan kawasan budaya dan penataan lingkungan perkotaan.

Bagi jemaah haji dan umroh, pengembangan ini berpotensi menghadirkan lebih banyak pilihan akomodasi, fasilitas umum, pusat perbelanjaan, serta sarana transportasi. Sementara itu, bagi penduduk setempat, pembangunan kawasan hunian dan fasilitas komersial diharapkan dapat mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Namun, setiap proyek memiliki tahapan pembangunan dan jadwal penyelesaian yang berbeda. Karena itu, informasi mengenai pembukaan fasilitas, ketersediaan hotel, dan operasional layanan perlu diperiksa kembali melalui pengumuman resmi masing-masing pengembang.

Perkembangan tersebut menjadikan Makkah dan Madinah tidak hanya sebagai pusat ibadah umat Islam, tetapi juga sebagai kawasan perkotaan yang terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan jemaah dan masyarakat pada masa mendatang.

Artikel yang Direkomendasikan